Kretek (SakreNews). SMA Negeri 1 Kretek mengikuti lomba konten kirab yang diselenggarakan dalam rangka menyambut HUT DIY ke-271. Kirab yang dilakukan serentak oleh SMA dan SMK se-DIY tersebut dilaksanakan pada hari Jumat, 13 Februari 2026.
Sovi, humas Sakreta menyampaikan bahwa lomba ini harus dilaksanakan semaksimal mungkin.
“Kirab ini untuk menyambut HUT DIY ke-271. Kita sebagai salah satu sekolah di DIY harus ikut serta memeriahkan. Wali kelas bisa meminta siswa amouannnya untuk mempersiapkan segala sesuatu dengan baik. Sebisanya dilaksanakan semaksimal mungkin,”ujarnya saat briefing.
“Semua kelas harus ikut. Silakan cari maskot masing-masing yang sesuai budaya Jogja. Harapannya lomba kali ini kita meraih juara. Andaipun tidak, setidaknya kita sudah melakukan yang terbaik, jangan asal-asalan,”terangnya.
Mengambil tema Mulat Sarira Jumangkah Jantraning Laku, kirab di Sakreta berlangsung semarak dan tertib. Warga Sakreta mengambil rute sekitar sekolah yang berjarak kurang lebih 2 kilometer.
Iksan, ketua OSIS Sakreta yang diserahkan tugas mencari rute menerangkan bahwa ini sudah merupakan rute terbaik.
“Kami sempat kebingungan mencari rute. Rute sebelumnya terlalu jauh, sehingga saya dan teman OSIS yang lain akhirnya memilih rute yang ini. Tentu sudah kami konsultasikan kepada Bapak dan Ibu pembimbing OSIS juga. Akhirnya terpilih rute sekolah ke barat, bengkel ke selatan, melewati toko Arida lalu kembali ke sekolah,”papar ketua OSIS yang kini menduduki kelas XI.2 tersebut.
Barisan kirab diawali dengan barisan bapak ibu guru serta karyawan di bagian depan yang membawa gunungan dan wayang hasil karya mapel Seni Budaya, diikuti kelas XII, dilanjut kelas XI dan terakhir kelas X. Masing-masing kelas menampakkan keunikan DIY berupa maskot gunungan, keris, wayang dan sebagainya.

Disela-sela barisan, tampak fotografer yang mengambil gambar peserta kirab. Pengmabilan gambar dilakukan di beberapa lokasi agar gambar lebih menarik. Menurut panduan, pengumuman pemenang akan diumumkan akhir bulan Februari. Batas waktu pengumpulan vidio pada tanggal 18 Februari 2026.
“Lomba vidio ini menyewa kameramen profesional dengan peralatan profesional, maksudnya bukan kamera HP biasa. Harapannya gambar menjadi jernih dan dapat menangkap gambar dan vidio warga Sakreta saat kirab. Semoga bisa meraih juara,”ujar Dwi, salah satu guru yang menjadi koordinator kirab. (*Fitk)
