Kretek (SakreNews). Validasi Eksternal Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) Sakreta digelar pada Rabu (24/6). Mengundang Kepala Balai Dikmen Bantul, Ismunardi, dan juga pengawas Sakreta, Tukino. Acara yang berlangsung di aula atas tersebut dimulai sejak pukul 08.00 WIB.
Nanang Budi, Staf Kurikulum menyampaikan paparannya tentang kurikulum Sakreta di hadapan Kabaldik, Pengawas, perwakilan Komite sekolah dan bapak ibu guru.
“Izin menyampaikan paparan kurikulum Sakreta untuk tahun ajaran 2026/2027 Bapak dan Ibu. Mohon nanti bapak Kabaldik, pengawas serta Kepala Sekolah memberi tanggapan untuk sempurnanya kurikulum ini,”ujarnya mengawali presentasi.
Nanang menyampaikan beberapa hal, diantaranya Hasil Rapor Sakreta 2025.
“Nyaris semua mendapat katagori baik, kemampuan literasi, numerasi, hanya satu yang turun yakni di iklim kebhinekaan,” terangnya.
Nanang melanjutkan dengan bagian Visi Misi.
“Untuk visi seperti ini, “Terwujudnya lulusan yang beriman dan bertakwa, berprestasi, cerdas berbudaya dan berwawasan lingkungan dengan singkatan “Mantap Berdaya Saing”. Meski demikian, jargon yang digunakan masih sama yaitu “Melangkah pasti, Meraih Prestasi”, paparnya.

Sementara itu Ismunardi, Kabaldik dalam sambutannya mengatakan kurikulum yang disampaikan Nanang sudah baik.
“Semua sudah baik. Mudah-mudahan kurikulum yang disiapkan akan menjadi arah pembelajaran kita ke depan. Masukan penting untuk perbaikan. Harapan kita ada masukan dari murid karena kaitan kurikulum murid sebagai objek. Selain itu harapannya, sekolah ini sebagai tempat yang nyaman,”tegasnya.
Di akhir sambutannya, Kabaldik memberikan pantun.
Rabu Pahing ke pasar Turi
Tidak lupa membeli serabi
Walaupun purna satu minggu lagi
Semangat beri inspirasi.
Tampak hadirin memberikan ucapan ‘cakep’. Acara dilanjut dengan masukan dari pengawas SMA, Tukino.
“Sudah saya cermati selama 2 hari, sudah bagus. Salah satu yang menjadi kebanggan, bahwa nilai TKA di Yogya nomor 2 nasional, hal ini tak lepas dari peran Sakreta yang mengikutsertakan siswanya dalam TKA,”pujinya. *Ftk
