
Kretek (SakreNews). Gemuruh tepuk penonton bergema sesaat setelah tim tari Sakreta selesai menampilkan adegan terakhir. Adegan berupa Sinta naik diantara dua kaki tokoh Anoman dan Rahwana, sukses membuat penonton gelar budaya riuh. Sinta (yang diperankan oleh Hasna) tampak anggun mengenakan riasan ala putri keraton sedangkan tokoh Anoman dan Rahwana yang tampak gagah masing-masing diperankan oleh Erwin dan Sudidarma. Ketiganya beserta sepuluh siswa lainnya merupakan siswa kelas XII IPA 1 SMAN 1 Kretek (Sakreta).
Opsiana Puji W., S.Pd., selaku pelatih tari Anoman Obong sekaligus guru Sakreta yang semalam turut mendampingi pentas, mengaku salut. “Sangat bangga dengan anak-anak. Akhirnya lelah selama beberapa latihan terbayar sudah. Mereka berhasil menampilkan tarian Anoman Obong dengan bagus, tidak ada kesalahan. Saya salut dengan anak-anak semua,” puji Opsi.
Saat ditanya kendala selama latihan, Opsi mengaku tak ada kendala yang berarti. “Paling anak-anak kadang merasa capek dan jenuh. Karena latihan kan harus berkali-kali ya, tidak mungkin semua jadi dalam sekali latihan. Untung mereka anak-anak yang punya semangat tinggi. Kalau jenuh ya saya semangati mereka bangkit lagi,” tambah Opsi.
Opsi mengaku mereka hanya butuh lima kali latihan. “Hanya 5 kali latihan, di sela-sela waktu istirahat di sekolah. Kadang juga selepas sekolah. Dalam waktu sesingkat itu mereka bisa menampilkan tarian yang berdurasi 10 menit, itu membanggakan,” tandas Opsi.
Guru pendamping lainnya, Nora juga ikut bangga. “Jarang anak muda yang masih suka tarian seperti ini, meskipun ini tari kreasi baru. Mengangkat cerita wayang Rama Shinta dan dikemas secara menarik. Keren,” tandasnya.

Hasna, salah satu penari mengaku senang. “Senang bisa ikut pentas. Meski persiapan lumayan ya. Tadi saja untuk rias kami harus mulai dari jam 2 siang. Jelang Magrib baru selesai. Terimakasih kepada bapak dan ibu guru yang sudah berkenan mendampingi dari rias sampai selesai pentas,” ujar pemeran tokoh Sinta dalam Tarian Anoman Obong.
Tarian Anoman Obong merupakan salah satu dari kesenian yang ditampilkan pada acara Gelar Budaya hari kedua. Selain Anoman Obong, terdapat penampilan Gerak Lagu dari Ibu-ibu Prima Paris dan Jathilan Muda Palupi dari Tirtosari.
Acara Gelar Budaya yang diadakan oleh Kapanewon Kretek ini digelar dalam rangka menyemarakkan hari kemerdekaan RI yang ke-79. Selain gelar budaya yang menampilkan beragam kesenian dari berbagai instansi yang berada di Kapanewon Kretek, terdapat acara Bazar UMKM. Stand UMKM tampak berderet di depan pendopo Kapanewon Kretek. Beragam makanan hasil olahan daerah Kretek seperti minuman beras kencur serta kunir asem kemasan dan emping melinjo ikut dipamerkan dalam bazar. Terdapat pula hasil pertanian seperti bawang merah dan bawang putih yang merupakan hasil pertanian daerah Tirtosari. Acara bertajuk Gelar Budaya dan Bazar UMKM ini diselenggarakan selama dua hari (23-24 Agustus 2024). *Fitk

