Kretek (SakreNews). Merayakan HUT ke-26 SMA N 1 Kretek pada 20 Oktober 2025 mendatang, digelar beragam lomba. Perlombaan yang direncanakan akan berlangsung seminggu penuh dimulai pada Senin (15/10) hingga Senin (20/10).
Kepala Sekolah dalam sambutannya pada apel pagi (15/10) mengatakan bahwa siswa harus sportif.
“Perlombaan apapun harap diikuti dengan semangat dan sungguh-sungguh. Kalah menang itu hal biasa. Tapi ya itu, usahakan sportif. Jangan bermain curang,”paparnya.
Kepala Sekolah menambahkan, bahwa ini akan membentuk karakter siswa.
“Karakter kalian akan terbentuk dari mengikuti lomba ini. Yang biasanya takut tampil bisa berlatih untuk lebih percaya diri. Teman-teman yang tidak tampil juga harus menyemangati yang tampil, jangan malah hanya ‘ndelok’, kendel alok,”tambahnya.
Perlombaan dimulai dengan pembacaan puisi di pendopo dan dilanjut dengan lomba monolog.
“Semua kelas ikut lomba puisi, sedangkan monolog ada beberapa yang tidak ikut,”papar Fitka, guru SMA Kretek yang menjadi PJ kedua lomba tersebut.

Sementara Opsi, juri lomba monolog mengatakan bahwa perlombaan berjalan lancar, meski ada kejadian lucu.
“Berjalan lancar, hanya ada beberapa anak yang salah berekspresi. Harusnya berekspresi marah saat adegan uang hilang, malah pada tersenyum. Ada pula yang tidak menyelesaikan penampilan dan turun panggung saat baru perform karena malu digoda-goda temannya,”terangnya.
Lomba lain yang mencuri perhatian ada lomba koreo. Lomba yang dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut ini paling banyak menyita perhatian baik guru, karyawan, maupun siswa. Koridor sekolah penuh oleh warga sekolah yang menonton lomba yang digelar di lapangan basket ini.
Isnaini, salah satu juri lomba koreo mengatakan anak-anak cukup kreatif.
“Lomba Koreografi menjadi lomba yang cocok dilaksanakan di rangkaian peringatan ulangtahun sekolah, sebab seluruh siswa terlibat dalam persiapan dan pelaksanaannya. Anak- anak harus bekerja sama untuk menyusun gerakan, latihan, serta saat tampil lomba. Kebanyakan gerakan yang ditampilkan adalah gerakan yang diadaptasi dari tiktok yang saat ini sedang trend. Meskipun tidak semua terlihat menguasai gerakan, tapi peserta lomba Koreografi ini rata rata menunjukkan kekompakan kelasnya,”paparnya. (*Fitk)
