Penyerahan Kembali Murid, Sakreta Lepaskan Burung Emprit

Kretek (SakreNews). Pelepasan purna siswa SMAN 1 Kretek diawali dengan pelepasan puluhan burung Emprit di arena Balai Desa Tirtomulyo yang dikemas dalam sebuah tarian. Pelepasan itu bisa dimaknai penyerahan kembali murid yang ‘dikurung’ di sekolah untuk menuntut ilmu, untuk akhirnya diserahkan kembali kepada orangtua wali menuju ‘alam bebas’, sesuai impian masing-masing. Penyerahan kembali dilaksanakan pada Rabu (5/7). 

Plt. Kepala Sekolah, Nuryadi menyampaikan bahwa sudah saatnya murid diserahkan kepada orangtua.

“Tiga tahun menuntut ilmu, tak terasa banyak hal yang sudah dilalui siswa. Saatnya siswa kembali kepada orangtua dan masyarakat. Harapan kami, anak-anak melanjutkan ke perguruan tinggi. Meski tak bisa dipungkiri, beberapa anak memilih untuk bekerja,”papar Nur.

Sementara wakil dari Baldik, Tukino, mengaku bangga atas penyerahterimaan kembali siswa kepada orangtua.

“Bangga, anak-anak kini akan mengabdi kepada masyarakat sesuai keinginan masing-masing,” tandas pengawas yang punya jabatan sebagai pengawas SMA Kretek tersebut.

Acara dilanjut dengan penyerahan SKL kepada murid masing-masing oleh wali kelas XII. Penyerahan secara berurutan dengan urutan, XII.1, XII.2, XII.3, XII.4. Para murid tampak bergantian maju di depan panggung yang dihiasi bunga-bunga.

Beberapa murid tampak berlinang air mata.

“Terharu, tak menyangka udah selesai sekolah. Besok tidak bisa bertemu bapak dan ibu guru lagi di sekolah. Maaf jika ada salah ya, Bu,”ujar Desti, murid XII.1 sambil menyerahkan sebuah bunga kepada salah satu guru.

Tak ketinggalan, murid yang merupakan siswa terbaik dan sudah diterima di kampus mendapat prioritas dengan dipanggil terlebih dahulu. Mereka tampak berfoto bersama komite dan kepala sekolah. Selempang berwarna merah marun tampak menghiasi bahu masing-masing murid baik yang berprestasi secara akademik perkelas maupun yang nonakademik. Kriteria untuk nonakademik yakni yang berprestasi dalam bidang olahraga maupun humaniora, yang diberikan kepada dua siswa, Insyralia dan Ghina Zainul. Sementara yang berprestasi dari tiap kelas ada Asyrifatus, Rini Endah, Puspita Nafa dan Fadhilatus Zahra.

Rangkaian acara penyerahan kembali siswa diakhiri jelang tengah hari. Di luar gedung, tampak pengunjung yang merupakan rekan dan keluarga murid tampak bahagia membawa kenang-kenangan, baik berupa bunga atau makanan. Tampak pula stan foto bagi keluarga yang ingin mengabadikan momen bersejarah merayakan penyerakan kembali tersebut (*Fitk).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top