Kretek (SakreNews). Ajang bergengsi FLSSN dilaksanakan setahun sekali oleh pemerintah. Beberapa bidang lomba bisa diikuti seluruh peserta didik baik SD, SMP dan SMA di seluruh Indonesia. Untuk jenjang SMA/MA di Bantul, FLSSN tingkat kabupaten dilaksanakan pada Rabu, 24 April 2024 di SMA Jetis.

Fitri Kurniasari, S.Pd., salah satu guru di SMA Kretek, didapuk untuk menjadi panitia pelaksanaan FLSSN untuk cabang lomba cipta puisi. Menurut Fitka, sapaan akrabnya, pelaksanaan FLLSN serentak dimulai pukul 07.30 WIB. Acara diawali dengan pembukaan di aula SMA Jetis untuk mendengarkan sambutan dari kepala Baldik Bantul dan Kepala Sekolah SMA Jetis. Selanjutnya, seluruh peserta diminta untuk memasuki ruangan lomba masing-masing yang sudah ditentukan panitia.
Untuk cabang lomba cipta puisi, menurut Fitka, diikuti oleh 26 peserta dari seluruh sekolah di Bantul. Dewan juri yang ditunjuk dalam FLSSN Cipta Puisi kali ini ada Budi Sardjoko (praktisi), Latief Noor Rohmans (Redaktur Kedaulatan Rakyat) dan Tedi Kusyairi (Redaktur Majalah Mentaok). Juri memberikan tema khusus “Sejarah Mataram yang ada di Bantul”. Panitia lantas membagikan kertas folio yang sudah diberi cap. Selanjutnya siswa mulai menciptakan puisi selama 4 jam.

Untuk cabang tari, SMA Kretek mengirimkan 2 wakil terbaik, Hasna dan Agha dari kelas XI IPA 1. Keduanya mengenakan pakaian tari berwarna biru. Dua pendamping tari, Risqa Yunita, S.Pd. dan Opsiana W, S.Pd. merasa bangga saat keduanya selesai membawakan tari dengan lancar.

Cabang lain yang diikuti siswa-siswi SMA Kretek dalam ajang FLSSN tahun 2024 ini yakni komik digital, film, monolog, vokal putra dan putri, baca puisi, cipta puisi, dan kriya yang dibimbing oleh Niken Diaz Prastiwi, S.Pd. *Fkv
