Maraknya lakalantas menginspirasi AKP Risma Jayanti, Kasat Lantas Polres Bantul, untuk melakukan sosialisasi pencegahan Lakalantas. Wanita dari dari Batang, Jawa Tengah tersebut, menyambangi SMA Kretek pada Senin, 24 November 2025, beserta jajaran personil lain.
“Saya mau ke SMA yang berada di kecamatan dulu, salah satunya di SMA Negeri Kretek. Terimakasih atas waktunya yang akan kalian berikan,”ujar Risma mengawali apel dihadapan siswa.
Sebelum memulai, Risma bertanya kepada seluruh siswa.
“Siapa yang punya cita-cita?Adakah yang pengin jadi polisi, tentara, guru, arsitek?” tanyanya.
“Pelanggaran lalu lintas, akan menyebabkan hal yang merugikan. Teman-teman yang beraktivitas di jalan raya ada resikonya. Salah satunya kecelakaan. Jumlah kecelakaan di wilayah Bantul merupakan nomor 2 se-Jogya dan nomor 6 di Indonesia. Kecelakaan menyebabkan cita-cita kalian terganggu,”jelasnya di depan siswa SMA 1 Kretek.
“Silahkan direnungkan, bahwa yang kita kerjakan hari ini akan kita tuai d kemudian hari. Kalian sudah SMA saya tidak akan mengajarkan dengan detail. Silahkan dipikirkan,”tuturnya.
Risma menambahkan, semoga pesannya berguna.
“Meski saya cuma bentar, tapi menjadi bekal kalian seumur hidup, tolong diinget apa yang menjadi pesan saya,”ujarnya.
Sementara itu, Laila, siswa kelas XII bertanya kepada Polisi.

“Kenapa ada yang ditilang ada yang tidak?,”tanya Laila.
“Bagus teman kalian kritis, ujar Risma sebelum menjawab pertanyaan
“Kalian tahu, 60 persen kecelakaan menyebabkan kemiskinan karena luka berat akibat lakalantas menjadikan korban tidak bisa bekerja dan merenggut masa depan kalian,”papar Risma sebelum menutup apel.
“Yuk, sama-sama buktikan bahwa meski jauh dan di kecamatan kalau SMA Negeri 1 Kretek bisa jadi pelopor ketertiban lalu lintas, kalian calon-calon anak muda berbakat Indonesia,” tutupnya. (*Fitk)

